Perempuan dengan "tubuh ideal" di tahun 1930-an
mungkin tak akan dilirik sedikit pun oleh para produser film atau juri-juri di
kontes kecantikan masa kini. Apa yang disebut cantik atau ideal memang terus
mengalami perubahan dari masa ke masa.
Ada
masa di mana wanita bertubuh montok dianggap lebih cantik, tetapi kemudian
dunia modeling lebih mengidealkan tubuh superlangsing seperti milik Kate Moss.
Saat ini di banyak negara, tubuh gemuk diperangi karena identik dengan penyakit.
Situs Rehabs.com, sebuah situs untuk mendukung upaya penyembuhan
gangguan pola makan, melakukan sebuah proyek pengukuran indeks massa tubuh dan
bagaimana gambaran ideal tentang tubuh dalam 100 tahun.
Hasil
studi mereka menunjukkan, tubuh para model dan bintang film semakin langsing
jika dibandingkan dengan tubuh wanita Amerika kebanyakan. Jika dibandingkan
dengan tahun 1975, saat ini perbedaan ukuran tubuh wanita kebanyakan dengan
para model mencapai 23 persen dari sebelumnya yang hanya 8 persen.
Untuk
mengurangi kesenjangan tersebut, beberapa brand seperti
Dove, Debenhams, dan H&M mulai memakai model dengan berbagai bentuk tubuh,
baik untuk iklan ataupun katalog mereka.
Beberapa
organisasi juga menggalakkan edukasi kepada remaja putri mengenai bahasa media
dan bagaimana menafsirkan citra para model iklan yang ditampilkan di televisi
dan internet.
Bagaimanapun,
gambaran ideal tentang tubuh dan kecantikan memang terus berubah. Berikut
adalah gambaran bagaimana tubuh ideal itu telah berubah dalam 100 tahun
terakhir ini.
Tahun 1900-1910
Di
masa ini tubuh ideal dicitrakan seperti "Gibson girl", yang memiliki
payudara besar, pinggul besar, dan berpinggang kecil.
Tahun 1920
Masa
ini disebut juga dengan era Flapper. Mereka dicirikan dengan rambut model bob,
memakai rok yang menunjukkan betis, dan berperilaku "skandal" seperti
merokok di tempat umum dan menyetir mobil.
Tahun 1930
Bintang
Hollywood Mae West yang bertubuh berisi, tetapi memiliki pinggang ramping
menjadi idola banyak perempuan. Gaya berbusananya yang menunjukkan siluet
pinggangnya juga ditiru banyak wanita.
Tahun 1940
Bintang
film seperti Rita Hayworth menjadi idola di era ini. Ia memiliki kulit mulus
dan sehat, tubuhnya juga ramping. Namun, tubuh rampingnya tak terlalu jauh
berbeda dengan wanita kebanyakan.
Tahun 1950
Simbol
seks di tahun ini antara lain Marilyn Monroe, Jayne Mansfield, dan Betty Page.
Mereka memiliki kaki panjang dan figur seperti jam pasir.
Tahun 1960
Bersamaan
dengan revolusi seksual, citra tubuh ideal pun ikut berubah. Supermodel Twiggy
Lason yang terkenal dengan tubuh langsing dan penampilan androgini menjadi
acuan banyak wanita.
Tahun 1970
Citra
cantik di era ini ada pada mereka yang memiliki kulit kecoklatan terbakar
matahari, rambut panjang, dan tubuh kencang berkat olahraga. Wanita di era ini
juga memakai kosmetik secara minimalis. Aktris Farah Fawcett dianggap sebagai
wanita paling cantik pada dekade ini.
Tahun 1980
Bertubuh
langsing masih dianggap ideal, tetapi wanita bertubuh langsing dan kencang
dinilai sangat ideal. Wanita-wanita bertubuh atletis dianggap lebih menarik.
Tahun 1990
Di
tahun ini para model secara dramatis menjadi sangat langsing. Kate Moss yang
tampil dalam iklan Clavin Klein di tahun 1993 tampak sangat kurus dan berkulit
pucat. Ucapannya yang paling terkenal adalah, "tak ada yang sebagus dan
senyaman bertubuh langsing".
Era tahun 2000-an
Banyak
wanita mendambakan memiliki tubuh tinggi, langsing, dan kaki panjang. Para
"bidadari" Victoria's Secret seperti Adriana Lima dianggap memiliki
tubuh impian. Ia tidak hanya langsing, tetapi juga memiliki tubuh kencang.
Sumber: http://female.kompas.com/read/2014/02/07/1615500/Perubahan.Citra.Tubuh.Ideal.dari.Masa.ke.Masa
Sumber: http://female.kompas.com/read/2014/02/07/1615500/Perubahan.Citra.Tubuh.Ideal.dari.Masa.ke.Masa
No comments:
Post a Comment