Lehman
Brothers Holdings Inc. (simbol saham NYSE sebelumnya: LEH) aadalah sebuah firma
jasa keuangan. Sebelum mengumumkan kepailitan pada 2008, Lehman adalah bank
investasi terbesar keempat di Amerika Serikat (setelah Goldman Sachs, Morgan
Stanley, dan Merrill Lynch) yang bergerak di bidang bank investasi, penjualan
dan perdagangan saham dan obligasi (khususnya sekuritas keuangan AS),
penelitian pasar, manajemen investasi, saham swasta, dan perbankan swasta.
Tanggal
15 September 2008, firma ini mengajukan perlindungan kepailitan Bab 11 setelah
eksodus massal sebagian besar kliennya, kerugian saham drastis, dan devaluasi
asetnya oleh lembaga penilaian kredit. Pengajuan ini menandakan terjadinya
kebangkrutan terbesar dalam sejarah Amerika Serikat, dan dianggap memainkan
peran utama dalam mengakibatkan krisis keuangan global akhir 2000-an. Keesokan
harinya, Barclays mengumumkan perjanjian untuk membeli divisi perbankan
investasi dan perdagangan Lehman di Amerika Utara bersama gedung kantor
pusatnya di New York tergantung persetujuan regulasi. Tanggal 20 September
2008, versi revisi perjanjian yang disetujui oleh Hakim James M. Peck dari
Pengadilan Kepailitan AS. Minggu selanjutnya, Nomura Holdings mengumumkan bahwa
mereka akan membeli cabang Lehman Brothers di kawasan Asia-Pasifik, termasuk
Jepang, Hong Kong dan Australia, termasuk operasi perbankan investasi dan saham
Lehman Brothers di Eropa dan Timur Tengah. Persetujuan ini diberlakukan pada 13
Oktober 2008.
Di bawah kepemimpinan keluarga Lehman,
1850–1969
Pada
tahun 1844, Henry Lehman, anak seorang pedagang ternak yang berusia 23 tahun,
memutuskan untuk pindah dari Rimpar, Bavaria ke Amerika Serikat. Ia menetap di
Montgomery, Alabama dan membuka sebuah toko yang diberi nama H. Lehman. Pada
tahun 1847, Emanuel Lehman datang ke kota yang sama dan bekerja sama dengan
Henry membentuk H. Lehman and Bro. Pada tahun 1850, adik bungsu mereka, Mayer
Lehman, datang juga ke sana sehingga nama perusahaan diganti lagi menjadi
"Lehman Brothers".
Di
Daerah Selatan Amerika Serikat pada tahun 1850-an, kapas menjadi komoditas
utama. Mereka membuka usaha barter di mana orang boleh menukarkan kapas dengan
barang dagangan mereka. Bisnis mereka berhasil dan berkembang pesat. Saat Henry
wafat akibat demam kuning pada 1855, saudara-saudaranya memutuskan untuk
berkonsentrasi mengembangkan bisnis komoditas mereka.
Pada
tahun 1858, pusat perdagangan kapas pindah dari Daerah Selatan AS ke New York
City. Lehman membuka cabang pertamanya di kawasan Manhattan, tepatnya di 119
Liberty Street, New York City. Kantor cabang ini dipimpin oleh Emanuel yang
ketika itu berumur 32 tahun. Pada tahun 1862, timbul kesulitan akibat
berkobarnya Perang Saudara Amerika. Mereka akhirnya memutuskan untuk bekerja
sama dengan seorang pengusaha kapas bernama John Durr untuk membentuk
perusahaan baru. Perusahaan tersebut kemudian diberi nama Lehman, Durr &
Co. Seusai perang, perusahaan ini menawarkan jasa keuangan untuk membangun
kembali Alabama. Pada tahun 1870-an, kantor pusat perusahaan dipindahkan ke New
York City. Di sana, mereka turut andil dalam pendirian Bursa Kapas New York.
Emanuel terus menjabat sebagai Dewan Gubernur hingga 1884. Pada masa-masa ini,
perusahaan juga bergerak dalam bidang bisnis surat utang untuk perusahaan
kereta api dan bisnis konsultasi finansial.
Lehman
menjadi anggota Bursa Kopi sekitar tahun 1883 dan menjadi anggota Bursa Saham
New York pada 1887. Pada tahun 1899, Lehman menjadi penjamin emisi saham
preferen dan saham biasa dari perusahaan International Steam Pump Company.
Pada
tahun 1906, perusahaan ini berkongsi dengan Goldman, Sachs & Co., dan
membentuk General Cigar Co. serta meresmikan Sears, Roebuck and Company. Pada
dua dekade selanjutnya, Lehman banyak mendanai perusahaan-perusahaan baru,
sebagian besar di antaranya berupa kerja sama dengan Goldman, Sachs.
Perusahaan-perusahaan itu antara lain F.W. Woolworth Company, May Department
Stores Company, Gimbel Brothers, Inc., R.H. Macy & Company, The Studebaker
Corporation, B.F. Goodrich Co., dan Endicott Johnson Corporation.
Ketika
Philip Lehman pensiun pada tahun 1925, anaknya Robert "Bobbie" Lehman
mengambil alih puncak pimpinan. Pada masanya, perusahaan mengalami kesulitan
permodalan akibat terjadinya Depresi Besar di Amerika Serikat. Setelah depresi
berakhir, mereka memutuskan untuk berkonsentrasi pada bidang modal ventura.
Pada tahun 1928, perusahaan pindah ke One William Street.
Pada
tahun 1924, John M. Hancock bergabung dan menjadi anggota pertama yang bukan
berasal dari keluarga Lehman, diikuti oleh Monroe C. Gutman dan Paul Mazur pada
tahun 1927.
Pada
tahun 1930-an, Lehman memberikan bantuan dana untuk Radio Corporation of
America (RCA) serta beberapa perusahaan minyak, termasuk Halliburton dan
Kerr-McGee.
Pada
tahun 1950-an, Lehman menjadi penjamin emisi sewaktu Digital Equipment
Corporation melakukan penawaran saham perdana. Di kemudian hari, Lehman
mengatur akuisisi Digital oleh Compaq. Pada tahun 1969, Robert Lehman wafat,
dan sejak saat itu, tak ada seorang pun keluarga Lehman yang memimpin
perusahaan. Meninggalnya Robert membawa perusahaan pada masa-masa sulit. Pada
tahun 1973, Pete Peterson, Chairman sekaligus Chief Executive Officer Bell
& Howell membeli Lehman untuk menyelamatkan perusahaan tersebut.
Merger dengan American Express (1969–94)
Di
bawah kepemimpinan Peterson, Lehman Brothers membeli Abraham & Co. pada
1975. Pada 1975, perusahaan melakukan merger lagi dengan ,Kuhn, Loeb & Co.
dan membentuk Lehman Brothers, Kuhn, Loeb Inc. yang kemudian menjadi bank
investasi terbesar ke-4 di Amerika Serikat setelah Salomon Brothers, Goldman
Sachs, dan First Boston. Peterson berhasil membawa perusahaan keluar dari
kerugian, bahkan membuat rekor keuntungan selama lima tahun berturut-turut dan
membuat Lehman memiliki return on equity terbesar dibandingkan bank investasi lainnya.
Namun,
terjadi perselisihan antara para banker investasi dengan trader sehingga
memaksa Peterson untuk mengangkat presiden, COO, dan formal trader Lewis
Glucksman, untuk menjadi co-CEO pada bulan Mei 1983. Glucksman mengadakan
beberapa pengubahan yang mengakibatkan tensi di perusahaan semakin besar,
digabungkan dengan gaya manajemen Glucksman dan kemunduran di pasar, terjadi
perebutan kepemimpinan yang berakhir dengan dipecatnya Peterson dan diangkatnya
Glucksman menjadi CEO.
Banker-banker
yang marah, yang merasa dirugikan dengan adanya konflik kepemimpinan,
meninggalkan perusahaan. Steve Schwarzman, ketua komite M&A, mengatakan
dalam wawancara bersama Private Equity International bahwa "Lehman
Brothers had an extremely competitive internal environment, which ultimately
became dysfunctional." Perusahaan mengalami disintegrasi besar, dan
Glucksman ditekan untuk menjual saham perusahaan ke Shearson, sebuah perusahaan
transaksi elektronik yang didanai oleh American Express, pada tahun 1984,
dengan nilai $360 juta. Pada tanggal 11 Mei, perusahaan gabungan ini diberi
nama Shearson Lehman/American Express. Pada 1988, Shearson Lehman/American
Express dan E.F. Hutton & Co. bergabung membentuk Shearson Lehman Hutton
Inc.
Krisis Global Tahun 2008
Di
dunia ekonomi, krisis global tahun 2008 telah menjadi salah satu peristiwa
terpenting dalam sejarah krna jatuhnya Lehman Brothers. Bank investasi raksasa
Lehman Brothers telah menjadi korban dari krisis kredit macet di Amerika
Serikat di tahun 2008. Lehman Brothers adalah sebuah bank investasi yang
usianya lebih dari 158 tahun dan merupakan bank investasi terbesar ke-empat di
AS. Lehman Brothers menjadi bank terkuat di Wall Street dan seluruh perusahaan
keuangan berhubungan dengan Lehman Brothers. Lehman Brothers berkembang pesat
menjadi salah satu bank raksasa dalam dunia keuangan AS maupun global. Lalu
sebenarnya apa yang menyebabkan Lehman Brothers ini mengalami pailit atau
bangkrut di tahun 2008?
Perusahaan
Lehman Brothers mengalami kolaps dikarenakan manajemen perusahaan/kondisi
internal perusahaan. Kondisi internal Lehman Brothers menjadi kacau karena
adanya dua kubu yang saling berbada pandangan. Dua kubu dalam Lehman Brothers
yang memiliki pandangan berbeda telah menimbulkan pertentangan di dalam
manajemen. Dua kubu dalam Lehman Brothers yang menyebabkan terjadinya
kebangkrutan yaitu kubu trader dan kubu banking. Selain faktor kondisi internal
perusahaan, krisis subprime mortgage juga menjadi penyebab runtuhnya Lehman
Brothers, kok bisa? Lehman Brothers mengalami kerugian karena krisis kredit
perumahan berisiko tinggi yang sudah mulai terjadi pada tahun 2007. Krisis
kredit perumahan berisiko tinggi (subprime mortgage) di tahun 2008 memang sudah
menelan banyak korban, siapa saja? Subprime mortgage telah menelan korban
antara lain, Bear Stearns, Northern Rock, Fannie Mae, Freddie Mac, dan Lehman
Brothers.
Kerugian
Lehman Brothers bersumber jumlah subprime dan surat utang berisiko tinggi
beragun aset yang terlalu banyak. Kerugian besar Lehman Brothers akibat aset
beragun efek semakin membengkak sepanjang tahun 2008. Lalu kapan tepatnya
perusahaan Lehman Brothers ini mengalami kolaps dan akhirnya ambruk? Ada yang
tahu? Pada bulan September 2008, The Fed memiliki wacana utk melikuidasi aset
dari Lehman Brothers, kemudian sahamnya jatuh lebih dr 90%. Kemudian di bulan
yang sama, 15 September 2008, nama Lehman Brothers resmi kolaps dan dihapuskan
dari daftar New York Stock Exchange. Selain namanya di hapuskan, perusahaan2
Lehman Brothers yang berada di luar negeri juga dinyatakan bangkrut, seperti di
Inggris dan Jepang.\
Konon,
kebangkrutan yang dialami Lehman Brothers ini adalah kebangkrutan terbesar
dalam sejarah AS. Lalu apa saja dampak yang terjadi akibat dari jatuhnya Lehman
Brothers? Jatuhnya Lehman Brothers mengakibatkan operasi anak usahanya dihentikan
pemerintah di berbagai belahan dunia. Operasi anak usaha Lehman Brothers yang
dihentikan mulai dari layanan perbankan sampai broker di pasar modal. Dampak
yang terlihat jelas dari bangkrutnya Lehman Brothers adalah meningkatnya jumlah
pengangguran di AS.
Kebangkrutan
bank investasi Lehman Brothers di thn 2008 telah memicu kekhawatiran di sektor
keuangan dan ekonomi dunia saat itu. Kebangkrutan bank investasi Lehman
Brothers juga berdampak pada krisis keuangan secara global (dunia), termasuk di
Indonesia. Selain Lehman, jatuhnya perusahaan lain juga membuat investor2
menarik dananya,yaitu perusahaan asuransi raksasa American International. Saat
krisis 2008 di AS, terjadi rush, yaitu penarikan dana dalam jumlah besar yang
dilakukan oleh para investor krn takut kehilangan uangnya. Jatuhnya perusahaan2
raksasa di AS seperti Lehman Brothers membuat Wall Street di tahun 2008 juga
menjadi terpuruk. Kebangkrutan Lehman Brothers mengakibatkan seluruh sektor
keuangan mengalami penurunan tajam.
Tidak
hanya Wall Street yang mengalami penurunan,tetapi saham2 di negara lain, ex:
kanada bahkan Indonesia juga kena imbas krisis 2008. Di tahun 2008,dolar juga
mengalami penurunan tajam krna efek kekhawatiran krisis yang memperlambat
pertumbuhan ekonomi. Di tahun 2008, perusahaan finansial global lainnya, Merry
Lynch juga berpindah kepemilikannya sehingga mengguncang pasar uang. Perushaan
Merry Lynch jatuh ke Bank of America dengan tujuan utk menjadi perusahaan
broker terbesar di dunia. Penggabungan Merry Lynch dan Bank of America kemudian
meningkatkan jumlah karyawan yang di-PHK. Dampak krisis ekonomi global akibat
runtuhnya Lehman Brothers juga dirasakan Indonesia yaitu terkoreksinya Rupiah
di thn 2008. Selain berimbas terhadap Rupiah, krisis 2008 Lehman Brothers juga
mengakibatkan gejolak penurunan di pasar modal Indonesia. Demikian artikel
tentang “Krisis Ekonomi Lehman Brothers 2008”.
Sumber:
Dikutip dari berbagai sumber