25 October 2011

Menakar Signifikansi KKN


Salah satu program wajib yang harus diikuti semua mahasiswa adalah Kuliah Kerja Nyata, di mana biasanya perguruan tinggi mengutus para mahasiswanya untuk mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajarinya. Berikut, hal ini juga menjadi cikal bakal keseriusan mahasiswa nantinya ketika sudah melebur secara permanen di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karenanya, memang benar jika dikatakan bahwa KKN merupakan bagian dari tridarma pendidikan, yaitu bidang pengabdian kepada masyarakat. Walaupun, waktunya cuma dua sampai tiga bulan, yang pasti program ini akan menjadi tolak ukur terkait seberapa dalam pemahaman mahasiswa atas sederatan sajian keilmuan di perguruan tingginya. Mengingat, di lokasi mereka sudah dituntut membuat program-program yang berhubungan dengan transfomasi sosial, tepatnya sebagai rangsangan awal. Yang pada gilirannya, saat mahasiswa sudah menyelesaikan tugasnya, maka masyarakat setempat sedapat mungkin mampu membuat perubahan yang lebih progresif dengan sendirinya.
 Namun demikian, hal tersebut baru gambaran ideal yang sekaligus menjadi targetan pihak kampus. Sebab, secara praktis segalanya menjadi tanggung jawab mahasiswa, sehingga sudah seharusnya prioritas tersebut sudah bisa dipahami dan dicarikan cara agar bisa berjalan dengan efektif. Sebaliknya, yang sangat disayangkan adalah kenyataan di lapangan sangat jauh sebagaimana diharapkan. Kesadararn tentang adanya KKN tidak lebih dari sebuah program formal kampus agar bisa memenuhi persyaratan untuk skripsi.
Alhasil, stigma negatif pun muncul seiring perjalan waktu. Bagaimana tidak, program ini yang seharusnya dijadikan momen paling strategis untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat tapi malah menjadi ajang perkenalan (introduction). Kondisi ini secara gamblang bisa kita pahami, karena setiap satu kelompok kerja biasanya merupakan campuran antara satu jurusan dengan jurusan lainnya. Hanya saja,  walau bagaimanapun yang mau tidak mau harus disalahkan adalah kurangnya pengawasan dari pihak kampus. 
Oleh sebab itu, mulai saat ini pihak kampuslah yang seharusnya melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk mereaktualisasi KKN. Sembari, lagi-lagi mahasiswa harus menyadari bahwa program ini adalah testing atas keilmuan dan idealismenya.
Oleh: Moh Khairul Anwar

No comments: