Salah
satu program wajib yang harus diikuti semua mahasiswa adalah Kuliah Kerja
Nyata, di mana biasanya perguruan tinggi mengutus para mahasiswanya untuk
mengaplikasikan teori-teori yang telah dipelajarinya. Berikut, hal ini juga
menjadi cikal bakal keseriusan mahasiswa nantinya ketika sudah melebur secara
permanen di tengah-tengah masyarakat.
Oleh
karenanya, memang benar jika dikatakan bahwa KKN merupakan bagian dari tridarma
pendidikan, yaitu bidang pengabdian kepada masyarakat. Walaupun, waktunya cuma
dua sampai tiga bulan, yang pasti program ini akan menjadi tolak ukur terkait
seberapa dalam pemahaman mahasiswa atas sederatan sajian keilmuan di perguruan
tingginya. Mengingat, di lokasi mereka sudah dituntut membuat program-program
yang berhubungan dengan transfomasi sosial, tepatnya sebagai rangsangan awal.
Yang pada gilirannya, saat mahasiswa sudah menyelesaikan tugasnya, maka
masyarakat setempat sedapat mungkin mampu membuat perubahan yang lebih progresif
dengan sendirinya.
Namun demikian, hal tersebut baru gambaran
ideal yang sekaligus menjadi targetan pihak kampus. Sebab, secara praktis
segalanya menjadi tanggung jawab mahasiswa, sehingga sudah seharusnya prioritas
tersebut sudah bisa dipahami dan dicarikan cara agar bisa berjalan dengan
efektif. Sebaliknya, yang sangat disayangkan adalah kenyataan di lapangan
sangat jauh sebagaimana diharapkan. Kesadararn tentang adanya KKN tidak lebih
dari sebuah program formal kampus agar bisa memenuhi persyaratan untuk skripsi.
Alhasil,
stigma negatif pun muncul seiring perjalan waktu. Bagaimana tidak, program ini
yang seharusnya dijadikan momen paling strategis untuk melakukan pengabdian
kepada masyarakat tapi malah menjadi ajang perkenalan (introduction). Kondisi ini secara gamblang bisa kita pahami,
karena setiap satu kelompok kerja biasanya merupakan campuran antara satu
jurusan dengan jurusan lainnya. Hanya saja,
walau bagaimanapun yang mau tidak mau harus disalahkan adalah kurangnya
pengawasan dari pihak kampus.
Oleh
sebab itu, mulai saat ini pihak kampuslah yang seharusnya melakukan evaluasi
terlebih dahulu untuk mereaktualisasi KKN. Sembari, lagi-lagi mahasiswa harus
menyadari bahwa program ini adalah testing atas keilmuan dan idealismenya.
Oleh:
Moh Khairul Anwar
No comments:
Post a Comment