19 November 2011

Memulai Hidup Mandiri


Dimulai Dari Hidup Mandiri
Oleh: Moh Khairul Anwar

Bagi kebanyakan akademisi yang masih menjunjung tinggi idealismenya akan memandang sebelah mata para pengusaha. Atau lebih tepatnya dunia usaha yang cenderung berpijak pada pragmatisme dan oportunisme. Memposisikan kepentingan pribadi di atas kepentingan orang banyak-yang tentu berbanding terbalik dengan cita-cita pendidikan.
Kalau dilihat secara realistis, anggapan sebelah mata itu tentu tidak sepenuhnya benar. Sebagai bagian dari golongan idealis, pelajar atau mahasiswa sudah tentu harus mengorientasikan segala tindakannya untuk kepentingan yang lebih luas (global). Dan menjadi salah satu tugasnya adalah menciptakan dan meneruskan pembangunan, seperti memberdayakan masyarakat. Di mana, untuk bisa menjalankan program seperti demikian itu dengan efektif, tidak cukup jika hanya menyodorkan teori-teori mentah (soft skill), akan tetapi diperlukan contoh konkrit dan sarana prasarana yang memadai (hard skill).
Apalagi, dengan semakin menguatnya kaum pemodal (kapitalis dengan berbagai bentuknya), kian disadari telah membuat sebagian besar bangsa ini hanya menjadi pengonsumsi sejati. Lebih-lebih, sangat sulit rasanya untuk membuat prediksi kapan bangsa ini bisa keluar dari kerangkeng konsumen, selama pemudanya masih lebih gemar menikmati produk-produk orang lain (baca: asing).
Oleh karenaya, sejak sekarang harus disadari bahwa antara pendidikan dan dunia usaha (entrepreneurship) adalah ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Lagi pula, hidup mandiri juga merupakan salah satu tujuan utama dari pendidikan itu sendiri. Dengan mengusahakan agar segala kebutuhan pribadinya mampu dipenuhi sendiri-tidak lagi bergantung kepada orang tua-, adalah awal yang baik untuk bisa memberdayakan orang lain.
Dengan demikian, diharapkan kepada seluruh tenaga pengajar di berbagai tingkatan pendidikan untuk mensosialisakan hal tersebut. Berikut, adalah perhatian yang lebih dari pemerintah untuk terus melahirkan program-program dalam mana mendukung terhadap organisasi kepemudaan.
Sumber: Suara Merdeka, 20 Agustus 2011 (http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak_cat/19/Kampus)   


No comments: