HIKMAH DILARANGNYA ONANI
Secara psikologis, umur 7 sampai 10 tahun (laki-laki atau perempuan)
merupakan masa-masa krusial. Atau populer kita kenal dengan pubertas (puberty) dan menurut agama islam
disebut mukallaf, yaitu pada anak wanita timbulnya menarche (haid pertama), sedangkan anak laki-laki mulai ejaculario nocturna (bermimpi dengan
mengeluarkan mani). Dengan demikian, masa pubertas ditandai dengan perubahan
besar secara fisiologis dari alat-alat kelamin. Dan, secara psikis anak pada
umur ini berada dalam periode adolescensi.
Pada perkembangan selanjutnya, perubahan-perubahan tersebut secara tidak
langsung memberi rangsangan bagi otak untuk berfantasi. Fantasi yang dimaksud
biasanya berbentuk mimikri (meniru-meniru) terhadap perilaku orang dewasa.
Baik, dalam berpola tingkah, berbicara, hingga ke persoalan seksualitas.
Khususnya, untuk hal yang terakhir biasanya memang dijadikan indikasi bahwa
seorang anak sudah mencapai masa pubertas.
Oleh karenanya, jelas kiranya apa yang saya maksud dengan masa-masa
krusial di atas. Sehingga, pada masa ini benar-benar dibutuhkan penjagaan atau
kontrol dari orang tua secara intensif. Sekalipun, pada kenyataannya justru
pada masa ini seorang anak sulit dikontrol, apalagi sudah terpengaruh oleh
lingkungannya, seperti nonton tv, berpacaran, nonton film pono, dan sejenisnya.
Maka, kiranya sudah tepat saatnya untuk saya menjelaskan terkait
bahayanya Onani, yang tidak lain berkaitan erat dengan kebiasaan pada masa
pubertas.
Dalam Onani (merangsang kemaluan sendiri dengan tangan untuk mendapatkan
orgasme), terkandung dua konsekuensi negatif, yang kedua-duanya berakibat buruk
secara fisik dan pikiran (mental). Dalam mana, hal ini senada seperti dikatakan
oleh para dokter.
Adapun konsekuensi negatifnya yang membahayakan fisik: Pertama, fisik menjadi lemah, kurus,
dan mengaburkan pandangan mata. Pada bagian ini dikarenakan kenikmatan yang
didapatkan dari onani berlipat-lipat dibanding melakukan hubungan intim
langsung. Sehingga, sudah pasti menguras energi labih banyak. Terkait hal ini,
terdapat beberapa fakta aneh tapi nyata (unbelieveble)
di beberapa Negara di luar negeri. Di Brazil, seorang bocah laki-laki
berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia setelah melakukan masturbasi
sebanyak 42 kali tanpa henti dalam satu malam. Ibu si anak mengkonfirmasikan
bahwa anaknya memiliki masalah kecanduan seks dan sudah berencana membawanya ke
dokter tetapi terlambat. Bahkan, menurut pengakuan teman-temannya bocah
terseebut memiliki ketertarikan yang ekstrim terhadap seks. Tercatat si anak
bersekolah di kota Rubiato, di kawasan Bahia, Brazil.[i]
Pada November 1997,Vokalis INXS, Michael Hutchence, ditemukan tewas
setelah melakukan kegiatan 'Auto Erotic Asphyxia'.[ii]
Sedangkan, pada bulan Juli 2009, aktor "Kill Bill" David Carradine,
ditemukan meninggal di kamar hotelnya di Thailand setelah melakukan kegiatan
serupa juga. Selanjutnya, berita menggemparkan muncul dari kalangan presenter
tv. Yaitu, presenter BBC, Kristian Digby, ditemukan meninggal di rumahnya di
London. Polisi mengatakan pemuda berusia 32 tahun itu meninggal akibat
melakukan masturbasi berbahaya atau disebut "Kegiatan seks yang
menyebabkan bencana".[iii] Di TKP,
ditemukan ikat pinggang dan kantung plastik. Kegiatan masturbasi Kristian biasa
disebut masturbasi Auto Erotic ASPHYXIA. Kegiatan itu adalah kondisi dimana
pelaku melakukan masturbasi sambil menjerat leher hingga kehabisan nafas,
memang banyak dikenal sebagai kegiatan yang sensasional dan memberi kenikmatan
luar biasa bagi pelakunya, meski sangat berbahaya.
Dan tentu masih banyak lagi kejadian-kejadian aneh yang berkaitan dengan
tema pembahasan kita kali ini. Masturbasi atau onani adalah
aktifitas seksual non penetrasi yang dilakukan sendiri atau dengan bantuan
pasangan dengan tujuan mencapai kepuasan seksual. Pada dasarnya masturbasi
tidak memiliki dampak negatif selain masalah psikologis yang mungkin
muncul. Kejadian adanya remaja muda yang meninggal dunia karena terlalu
sering masturbasi perlu di teliti lebih lanjut.
Kedua, wajah berubah warna
menjadi kekuning-kuningan serta di dalamnya tanpak pula warna kebiru-biruan,
kedua tangan kering, kulit keriput. Ketiga,
fisik senantiasa gemetar saat berhadap-hadapan dengan orang lain, kepala
tertunduk, ditambah anggota kemaluan semakin melemah secara drastis.
Sementara, konsekuensi negatif yang langsung berdampak pada pikiran
(mental): Pertama, menjadikan
pikiran beku dan berkecenderungan jahat, serta menjadikan orang pemarah tanpa
ada sebabnya; keras kepala. Kedua, pikirannya
sering berubah-ubah atas segala hal; dan tidak konsisten, jauh dari
teman-temannya, karena dia lebih senang menyendiri.
Berbagai penyakit atau kelainan seksual lainnya, adalah: Homoseksuality
(Lesbianism, Sodomi), Fetishism, Paedophilia (kelainan perilaku seks yang lebih
menyukai anak di bawah umur sebagai pasangan seksnya), Transvetism,
Exhibitionism. Jenis kelainan seksual lainnya, misalnya Erotomania (gila, cinta
gila), Masochism (kelainan jiwa seksual, di mana untuk mencapai kepuasan
seksual harus terlebih dahulu menyakiti atau disakiti{secara jasmani atau
rohani} oleh mitra senggamanya), Nocrophilia, Sadism (seseorang akan dapat
memenuhi kepuasan seksualnya bilamana menyiksa atau disiksa terlebih dahulu
mitra seksualnya), dan Voyeurism.
Alasannya, sesungguhnya kenikmatan yang didapat dari Onani parallel
dengan 12 kali dari melakukan hubungan intim, bahkan tak jarang mengantarkan
pada kematian. Dalam sebuah hadist dikatakan, bahwasanya orang yang terbiasa
melakukan onani, maka akan datang pada hari kiamat dalam keadaan tangan
mengandung layaknya wanita hami. Konsekuensi ini bisa dipahami bahwasanya kedua
tangan diberikan oleh tuhan untuk melakukan kebaikan, misalnya menolong orang
lain, membuat karya ilmiah sebagai bentuk kreativitas-selain berguna untuk diri
sendiri juga berguna bagi orang lain-, dan lain sebagainya. Maka, sudah tentu
Allah durhaka bila bagian dari ciptaannya digunakan untuk hal-hal yang tidak
wajar, bahkan menentang laranganNya.
Sumber:
1.
Dr. Tirmizi, Kesehatan
Jiwa, penerbit Bulan Bintang. Jakarta:1975.
2.
Utd. Syekh Ali Ahmad Al-Jarjawi, Hikmatu Al-Tasyri’ Wa Falsafatuhu, Indonesia.
1.
http://www.seksualitas.net/kebanyakan-masturbasi-remaja-16-tahun-meninggal-dunia.htm/feed".
Diunduh pada 21 Desember 2011 13:47:26.
2.
[ii] http://99ratiz.blogspot.com/2011/02/presenter-dunia-meninggal-setelah.html" rel="canonical">. Diunduh pada 21 Desember 2011 13:46:42
[iii] http://99ratiz.blogspot.com/2011/02/presenter-dunia-meninggal-setelah.html. Diunduh pada 21 Desember 2011 13:46:42
No comments:
Post a Comment